Blog AWS Indonesia

Perspektif Industri: Mempekerjakan dan Mengembangkan Talenta Terbaik

Jonno Southam memimpin pengembangan bisnis Venture Capital (VC) untuk Amazon Web Services (AWS) di Eropa dan merupakan bagian dari tim global startup yang berfokus untuk membantu pelanggan yang didukung VC mencapai rencana pertumbuhan jangka panjang mereka. Jonno juga merupakan ‘Bar Raiser‘ Amazon, peran yang didedikasikan untuk mempertahankan standar perekrutan yang tinggi, dan yang mendukung prinsip kepemimpinan Amazon ‘merekrut dan mengembangkan yang terbaik.

Apa itu ‘bar raiser‘?

Bar Raisers adalah kumpulan Amazonian (karyawan Amazon) yang berdedikasi untuk menerima pelatihan tambahan dalam proses wawancara untuk memfasilitasi sesi diskusi (debrief) dan menentukan apakah calon akan meningkatkan standar (bar) dalam hal bakat di Amazon. Mereka adalah bagian dari proses perekrutan untuk wawancara kandidat ‘loop‘, tetapi mereka bukan manajer perekrutan dan juga tidak termasuk dalam tim perekrutan. Mereka termotivasi untuk merekrut yang baik daripada merekrut cepat, dan mereka memfasilitasi proses pengambilan keputusan untuk memastikan hanya kandidat yang melewati loop wawancara menunjukkan bahwa prestasi masa lalu mereka akan membangun kualitas tim yang ada dan memiliki dampak jangka panjang di AWS. Bar Raisers memastikan proses perekrutan tetap pada standar yang luar biasa baik untuk AWS dan untuk calon kandidat.

Apakah menjadi bar raiser membutuhkan dedikasi?

Dedikasi terhadap program Bar Raiser sangat penting karena melibatkan proses seleksi yang ketat dan dapat membutuhkan waktu hingga satu tahun pelatihan untuk memenuhi syarat. Anda harus didorong dan memiliki pemahaman mendasar tentang 14 Prinsip Kepemimpinan Amazon, yang menjadi dasar pedoman seluruh proses perekrutan kita. Ketika saya mendaftar untuk program Bar Raiser, saya sudah berada di AWS selama dua tahun dan telah menyelesaikan ratusan wawancara kandidat. Saya sangat bersemangat untuk mendapatkan orang yang bisa meningkatkan standar ke dalam bisnis, tapi pada saat yg bersamaan, saya percaya untuk memastikan hasil yang tepat untuk kandidat. Program Bar Raiser ini adalah mekanisme dalam AWS untuk memastikan hal ini.

Tapi apakah hasilnya sepenuhnya sepadan dengan komitmen yang dibutuhkan?

Tentu saja. Belajar menjadi Bar Raiser memungkinkan mereka yang terlibat untuk mengembangkan berbagai keterampilan perekrutan, seperti wawancara berbasis kompetensi, mengajar orang lain untuk mewawancarai lebih baik dengan tujuan merekrut orang yang tepat setiap saat.

Amazon dikenal sebagai terobsesi dengan pelanggan. Apakah ini cara Anda mendekati proses perekrutan juga?

Komponen kunci dari proses perekrutan kami adalah 14 Prinsip Kepemimpinan Amazon. Mereka adalah inti dari budaya kita, dan kita menggunakannya untuk merekrut, program pengembangan karyawan, dan untuk membantu kita mempertahankan kosa kata bersama sehingga kita tetap fokus pada apa artinya menjadi Amazonian. Semua 14 Prinsip Kepemimpinan semuanya sama pentingnya, dan kandidat pertama kali diperkenalkan kepada mereka selama proses wawancara. Obsesi terhadap pelanggan adalah salah satu Prinsip Kepemimpinan Amazon, dan karena kami melihat semua kandidat sebagai pelanggan, pengalaman kandidat sangat penting bagi kami, dan kami berfokus penuh untuk memastikan bahwa pengalaman mereka adalah salah satu yang positif, bahkan jika kandidat tidak mendapatkan pekerjaan.

Pelajaran perekrutan apa yang penting yang telah Anda pelajari dari pengalaman Anda bekerja dengan startups dari 6 tahun masa jabatan Anda di Amazon?

Pertama, banyak startups yang bermitra dengan saya menghadapi tantangan perekrutan karena mereka sering berjuang untuk mendapatkan keahlian dan kecocokan budaya yang tepat untuk bisnis mereka. Ini adalah tantangan bagi organisasi dari semua ukuran, tapi untuk startups, sangat mendasar bahwa karyawan pertama mereka adalah game changer, karena mereka menetapkan standar tinggi untuk mempekerjakan dan mengembangkan orang terbaik untuk semua karyawan masa depan.

Kedua, kami melihat peluang nyata bagi startups untuk menggunakan aplikasi cloud-native untuk meningkatkan bisnis mereka secara global seperti yang telah dilakukan Fanduel dan Deliveroo. Menggunakan aplikasi cloud-native seperti Amazon DynamoDB untuk beban kerja basisdata non-relasional atau Amazon Kinesis untuk memproses data besar secara real time, startup dapat fokus pada membangun infrastruktur yang dapat terukur, aman, dan hemat biaya dari awal, memungkinkan mereka untuk fokus pada apa yang paling penting bagi bisnis mereka, bukan pada kerja keras infrastruktur yang tak terlihat yang secara historis menjadi penghalang bagi pertumbuhan. Startup kemudian dapat fokus pada membangun produk dan layanan inovatif yang memberikan nilai kepada pelanggan mereka tetapi juga dapat mendapatkan hasil lebih dalam mempekerjakan orang-orang hebat.

Bagaimana AWS membantu membangun produk yang lebih baik yang akan membantu pelanggan berkembang?

Di Amazon, kami menggunakan proses yang disebut ‘Working Backwards‘, di mana Anda mulai dengan masalah pelanggan dan bekerja ke belakang untuk mendapatkan seperangkat persyaratan minimum yang membuatnya sangat sederhana bagi pelanggan untuk memahami dan akhirnya mengadopsi. Kita mulai dengan menulis siaran pers dan dokumen tanya jawab (Frequently Asked Questions / FAQ) yang, ketika digabungkan, menyediakan cara sederhana untuk menggambarkan apa yang diberikan sebuah produk dan jawaban rinci dari pertanyaan yang biasa ditanyakan okeh pelanggan. Kami juga mendefinisikan pengalaman pelanggan dengan menceritakan bagaimana produk akan memecahkan masalah mereka dan menulis manual pengguna untuk menentukan bagaimana pelanggan akan menggunakannya. Memiliki dokumen-dokumen ini untuk disampaikan kepada pelanggan tepercaya dan pemangku kepentingan internal lainnya membantu kami dengan jelas mengkomunikasikan apa yang sedang kami coba bangun. Contoh yang baik dari dua layanan yang telah kami luncurkan sebagai hasil langsung dari permintaan banyak pelanggan adalah Amazon Redshift dan Amazon Aurora, solusi basisdata yang membuatnya sederhana dan hemat biaya untuk menyimpan dan kemudian menganalisis data.

Bagaimana startup dapat mengembangkan strategi yang memungkinkan proses perekrutan yang dapat menjadi ‘Game Changers’?

Dengan pindah ke cloud, Anda dapat memfokuskan kembali modal Anda untuk mempekerjakan orang-orang hebat yang benar-benar membantu membedakan produk dan bisnis Anda. Di AWS, kami sangat bersemangat untuk mendidik startup tahap awal untuk membangun infrastruktur hemat biaya yang aman, terukur dan tangkas sejak awal. Kami mendorong semua pelanggan startup dari semua ukuran untuk terlibat dengan kami untuk meminta tinjauan arsitektur dan mempertimbangkan untuk mengadopsi AWS Well Architected Framework, yang memberikan pendekatan yang konsisten untuk startup untuk mengevaluasi arsitektur dan memberikan panduan untuk membantu menerapkan desain yang akan disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi dari waktu ke waktu.

Terakhir, apa tips Anda untuk mendapatkan para ‘Game Changers’ yang meningkatkan standar?

Pertama, proses wawancara harus terstruktur, terukur, dan data-driven, tetapi juga dipahami dengan baik oleh tim perekrutan. Anda harus dapat melakukan perpandingan patokan kandidat terhadap karyawan saat ini dalam peran yang sama, bukan kandidat lain, untuk mengukur bar perekrutan kandidat.

Kedua, pahami budaya dan nilai-nilai Anda sebelum Anda mulai rekrutment yang hebat. Hal ini mengharuskan para founders meluangkan waktu untuk mendefinisikan dan secara jelas mengartikulasikan budaya mereka. Tulang punggung proses perekrutan di Amazon adalah 14 Prinsip Kepemimpinan kami. Kami mewawancarai kandidat dengan meminta contoh yang menunjukkan dampak dalam konteks prinsip-prinsip ini.

Ketiga, setiap kandidat adalah calon pelanggan atau karyawan masa depan, sehingga Anda ingin mereka menjadi advokat besar untuk bisnis Anda apakah mereka mendapatkan pekerjaan atau tidak. Jika mereka tidak mendapatkan pekerjaan, Anda ingin mereka untuk menjadi jelas tentang alasan mengapa sehingga mereka akan datang kembali kepada Anda di masa depan sebagai kandidat untuk peran alternatif atau sebagai pelanggan.


Tulisan ini berasal dari artikel Making Industry Perspective: Hiring and Developing the Best yang ditulis oleh Jonno Southam dan diterjemahkan oleh Antonius.

Petra Barus

Petra Barus

Petra Novandi Barus is Developer Advocate at Amazon Web Services based in Jakarta. He is passionate in helping startups and developers in Indonesia to reinvent on behalf their customers. Prior to AWS, Petra co-founded UrbanIndo.com as CTO. The startup became the largest real-estate portal in Indonesia and then was acquired by 99.co. During that time Petra had been a happy AWS customer for 8 years. Petra is also very active in local tech communities