HARA Mengurangi Biaya Teknologi Informasi Hingga 60-70% dengan AWS

HARA

Membantu Kehidupan Petani yang Lebih Baik

HARA yang berbasis di Jakarta meluncurkan platform pertukaran data HARA pada tahun 2015 untuk memperbaiki kehidupan para petani di Indonesia. Melalui aplikasi di ponsel, para petugas lapangan HARA mengumpulkan beberapa jenis data yang terkait dengan petani, seperti penanaman dan panen. Para petani yang menyediakan data di HARA akan diberikan poin loyalitas sebagai bentuk insentif dari HARA. Mereka dapat menukarkan poin tersebut dengan pulsa dan diskon untuk pasokan bahan pertanian. Ke depannya, petani akan dapat menukarkan poin mereka untuk layanan konsultasi dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman.

Mengalami Keterbatasan Infrastruktur di Lokasi

Pada awalnya, infrastruktur teknologi informasi (TI) HARA dijalankan pada server di lokasi. Imron Zuhri, chief technology officer HARA, mengatakan bahwa, “Butuh waktu berhari-hari untuk mengonfigurasi dan menstabilkan server baru. Kami menginginkan infrastruktur TI dengan skala yang lebih terukur. Kami melirik cloud dan mempertimbangkan untuk menggunakan Microsoft Azure, Google Cloud Platform, dan AWS [Amazon Web Services]. Pada saat itu, hanya AWS yang menawarkan runtime Python 3.0 yang stabil yang terhubung ke perpustakaan eksternal kami untuk format data geospasial."

“Kami dapat meningkatkan platform TI kami tanpa takut akan melebihi anggaran, karena kami telah mengurangi modal dan biaya operasional sebesar 60 sampai 70 persen dengan AWS.”

Imron Zuhri, Chief Technology Officer, HARA

 

  • Tentang Hara
  • Keuntungan
  • Layanan AWS yang Digunakan
  • Tentang Hara
  • HARA meluncurkan platform pertukaran data HARA yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani di Indonesia sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan. HARA adalah anak perusahaan dari Dattabot, perusahaan analisis big data yang berbasis di Jakarta.

  • Keuntungan
    • Mengurangi biaya TI hingga 60-70%
    • Memotong pengeluaran modal TI
    • Memperoleh dukungan runtime dan waktu untuk eksekusi
    • Memungkinkan penskalaan server yang mudah

  • Layanan AWS yang Digunakan

Menuju All-In dengan Cloud

Saat ini, seluruh infrastruktur TI HARA berada di AWS Cloud, termasuk situs web, backend dari aplikasi dan platform blockchain untuk pertukaran data. Untuk aplikasi backend, application programming interface (API) dari aplikasi seluler memicu komputasi tanpa server AWS Lambda yang membaca /menuliskan data ke Amazon ElastiCache dan database produksinya. Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2) menyediakan fondasi server untuk platform sedangkan Amazon Simple Notification Service (Amazon SNS) digunakan untuk pemberitahuan atau notifikasi.

Mengurangi Biaya TI Sebesar 60 Hingga 70%

Dengan memilih AWS, HARA dapat mencapai tujuannya untuk mengumpulkan 1 juta petani di Indonesia pada tahun 2020 tanpa menggunakan infrastruktur TI untuk platform pertukaran datanya saat menjadi terlalu mahal untuk ditingkatkan. Zuhri pun mengatakan, "Kami dapat meningkatkan platform TI kami tanpa takut akan melebihi anggaran, karena kami telah mengurangi modal dan biaya operasional sebesar 60 sampai 70 persen dengan AWS."


Pelajari Lebih Lanjut

Pelajari lebih lanjut mengenai Blockchain di AWS