Blog AWS Indonesia

Optimalisasi Biaya pada AWS, menggunakan Well-Architected framework

Pembeda utama dari Amazon Web Services adalah obsesi kami untuk kebutuan pelanggan yang tercermin dalam semua kegiatan dan mekanisme kami. Oleh karena itu, kami selalu memastikan bahwa kami membangun komponen komponen yang diperlukan untuk memenuhi tujuan bisnis sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Salah satu permintaan yang berulang kali kami dengar adalah bagaimana pelanggan dapan memastikan ke-optimalan arsitektur cloud mereka secara komprehensif. Baik dari segi operasional, keandalan, keamanan, efisiensi kinerja, dan yang paling mendasar : pengendalian biaya ( Cost Control ).

Dalam hal ini, Amazon Web Services telah membentuk AWS Well-Architected framework sebagai kajian praktik terbaik yang diciptakan untuk Cloud Architecture Design sejak tahun 2012. Framework ini mendukung Cloud Solution Architect dalam mendesain arsitektur di AWS cloud, untuk berbagai jenis workload dan vertikal industri. AWS Well-Architected Framework memberikan fondasi dasar dalam merancang dan mengukur desain untuk memastikan keoptimalan artisektur tanpa mengkompromikan objektif bisnis. AWS Well-Architecture Framework dibangun atas lima pilar dasar: Operational Excellence (keunggulan operasional ), Security (keamanan), Reliability (keandalan), Performance Efficiency (efisiensi kinerja) dan Cost Optimization (pengoptimalan biaya).

Dalam artikel ini kami akan membahas mengenai pendekatan AWS Well-Architected Framework dari segi Cost Optimization ( Optimasi biaya ). Spesifiknya, kami akan membagikan pengalaman dan tips praktis dari tim kami yang befokus pada kegiatan ini ; Tim Cost Optimization . Kami juga akan membahas mengenai program AWS Well-Architected Partner yang tersedia bagi mitra professional kami di AWS Partner Network (APN ) agar dapat mengakses pelatihan dan kredit offering bagi pelanggan dalam melakukan tinjauan ( review ) AWS Well-Architected di tahun 2021.

Apa itu Optimasi Biaya ?

Apakah optimasi biaya sama dengan pengurangan biaya ( penghematan ) ?

Hal pertama yang perlu di pertimbangkan adalah mengenai konsep optimasi secara menyeluruh menurut AWS Well-Architected Framework. Ketika memulai proses optimasi, penting sekali untuk selalu mengingat kelima pillar dasar AWS Well-Architected framework di atas. Hal ini dilakukan, agar menghindari praktik pengurangan biaya semata-mata yang dapat berdampak negatif terhadap faktor lain di dalam arsitektur workload, seperti segi operasional, keamanan, keandalan, dan efisiensi kinerja.

Maksud dari optimasi biaya sendiri adalah; mendapatkan manfaat sepenuhnya dari seluruh sumber daya yang dimiliki di lingkungan AWS, dengan biaya serendah mungkin, untuk memenuhi persyaratan fungsional dan bisnis yang ditetapkan. Untuk mencapai hal ini, diperlukan penyediaan kapasitas dalam organisasi, perancangan arsitektur workload dengan benar, pemilihan layanan yang sesuai dengan kebutuan, konfigurasi, pengoperasian, dan penerapan teknik teknik optimasi biaya.

Optimasi biaya mencakup sebuah konsep dasar yaitu ‘Cost control’ ( Pengendalian biaya ). Cost control sendiri adalah sebuah konsep pengoptimalan dalam penggunaan suber daya yang dilakukan secara terus menerus. Konsep ini dilakukan agar setiap biaya yang dikeluarkan dapat terasosiasikan dengan aktifitas secara akuntabel.

Apa prinsip-prinsip desain untuk mengoptimalkan biaya di Amazon Web Services?

  1. Praktik Manajemen Keuangan Cloud (Cloud Financial Management )

    Praktik Manajemen Keuangan Cloud atau Cloud Financial Management ( CFM ) memberikan organisasi kapabilitas dalam menyesuaikan proses mereka untuk memaksimalkan nilai bisnis , kesukesan finansial, sekaligus pengoptimalan biaya pada AWS.

    CFM membangun dan memelihara budaya sadar biaya kepada seluruh individu, tim, dan organisasi secara keseluruhan melalui; manajemen proyek, analisa keuangan, pengembangan perangkat lunak dan infrastruktur. Tujuannya adalah, untuk melakukan optimasi biaya melalui kolaborasi antara tim keuangan dan tim teknologi sebagai sarana mengembangkan pemahaman umum tentang tujuan organisasi dan mekanisme yang diperlukan untuk memanfaatkan fasilitas sumber daya per konsumsi di AWS Cloud. Anggaran ( Budgets ) dan proyeksi pengeluaran dapat juga membantu dalam memahami pengeluaran di masa sekarang dan masa depan.

  2. Model pembayaran per konsumsi.

    Pemahaman mengenai biaya dalam organisasi sangat dibutuhkan untuk dapat mengelola pengeluaran dan mengidentifikasi potensi penghematan secara efektif.
    Dengan menggunakan sumber daya komputasi on-demand yang dibayar per konsumsi, dan meningkatkan atau menguranginya sesuai dengan kebutuhan bisnis, penghematan akan lebih mudah dicapai. Karena biaya dapat di sesuaikan berdasarkan kebutuhan secara akurat, bukan berdasarkan proyeksi penggunaan. Contohnya, sebuah workload untuk testing atau quality control yang yang di berhentikan sementara selama 16 jam dalam kurun waktu 24 jam karena tidak ada pengunaan, akan memberikan penghematan sebesar 75%

  3. Pengukuran efisiensi keseluruhan

    Setiap workload harus dapat menciptakan nilai bagi bisnis. Nilai tersebut harus di ukur berdasarkan total investasi yang dikeluarkan terhadap layanan AWS yang digunakan. Rasio nilai bisnis dan investasi ini harus dapat membantu dalam pengukuran dan penentuan arah penghematan di segala sisi.

  4. Menghentikan biaya yang tidak memberikan diferensiasi.

    Yang dimaksud dari beban yang tidak memberikan diferensiasi adalah seluruh pengadaan infrastrutur, instalasi, pemasangan kabel, atau pemeliharaan ( maintenance ) sistem, yang meskipun adalah sebuah kebutuhan namun tidak memberikan dampak langsung terhadap peningkatan nilai bisnis bagi workload tersebut. Dengan menggunakan layanan AWS, yang mencakup pengelolaan operating sistem dan sebagian aplikasi melalui layanan terkelola ( managed services ). Beban-beban tersebut dapat di eliminasi, dan hal ini akan memberikan kemampuan bagi tim dan orgnaisasi untuk fokus kepada hal hal yang memberikan diferensiasi terhadap nilai bisnis.

  5. Menganalisa dan mengidentifikasi struktur biaya

    Dengan menggunakan layanan AWS Cloud, atribusi biaya penggunaan sebuah sistem dapat di teridentifikasi. Sehingga pengguna dapat memproposikan penggunaan tersebut kepada pemilik sistem untuk setiap workload ( workload ). Hal ini dapat memudahkan pengukuran laba atas investasi, yang mamfasilitasi pengoptimalan sumber daya dan pengurangan biaya.

Bagaimana cara mengoptimalkan biaya saya?

AWS menyediakan berbagai alat, solusi, dan layanan yang memudahkan pemantauan dalam penggunaan sumber daya ( resource ). Pengoptimalan biaya dapat dilakukan melalui pemilihan alat atau laynanan yang tepat. Salah satu layanan yang dapat membantu adalah “AWS Cost Explorer”. Layanan ini dapat membantu memvisualisasikan, memahami, dam mengelola biaya dalam penggunaan layanan di AWS. “AWS Cost Explorer” dapat memberikan laporan bulanan atau harian, sesuai dengan granularitas yang butuhkan. Pelanggan dapat melihat data pengunaan sejauh 12 bulan ke belakang, dan memvisualisasikan trend dalam pengunaan. Dan dengan mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan oleh layanan ini, pelanggan kemudian dapat memutuskan untuk membeli jenis “AWS Savings Plan” yang sesuai dengan kebutuhan konsumsi.

AWS juga menyediakan “AWS Trusted Advisor”, layananan online yang membantu pengkonfigurasian sumber daya di lima bidang sesuai dengan AWS Best Practices: Cost Optimization ( Optimasi Biaya ), Performance ( Kinerja ), Security ( Keamanan ), Fault Tolerance , dan Service Quota. Pengunaan AWS Trusted Advisor secara reguler sangat di anjurkan untuk menjaga ke optimalan workload / solusi. Pelanggan dengan “AWS Basic Support“ dan ”AWS Developer Support“ dapat mengakses 6 pemeriksaan di bidang keamanan (S3 bucket permission, Security ports with no restrictions, IAM usage , MFA dalam root account, EBS, dan RDS public backup), dan 50 pemeriksaan di Service Quote. “AWS Bisnis Support“ dan A”WS Enterprise Support“ memiliki akses kepada 115 item pemeriksaan ( 14 untuk optimasi biaya, 17 untuk keamanan, 24 untuk fault tolerance , 10 untuk kinerja, 50 untuk Service Quota ).

Pelanggan juga dapat mendapatkan keuntungan dengan mengunakan “AWS Limit Monitor”, yang secara proaktif memantau penggunaan sumber daya dan mengirimkan pemberitahuan saat penggunaan mendekati batas Service Quota. Solusi ini yang memanfaatkan AWS mekanisme inspeksi yang dilakukan oleh “AWS Trusted Advisor”.

Solusi lain yang dapat dimanfaatkan adalah “AWS Instance Scheduler”. Dengan solusi ini, pelanggan dapat mengkonfigurasi jadwal untuk memulai dan menghentikan “Amazon Elastic Compute Cloud (EC2)” dan “Amazon Relational Database Service (Amazon RDS)”. Solusi ini sangat mudah diterapkan dan akan membantu mengurangi biaya operasional. Pelanggan yang menggunakan solusi ini selama jam operasional dapat menghemat biaya saat tidak ada penggunaan.

“AWS Compute Optimizer” adalah layanan yang merekomendasikan jenis sumber daya terbaik bagi workload untuk mengurangi biaya dan meningkatkan kinerja. Layanan ini menggunakan pembelajaran mesin ( machine learning ) untuk menganalisa indikator dari riwayat pemanfaatan. Pengalokasian sumber daya yang berlebihan dapat mengakibatkan biaya infrastruktur yang tidak perlu, tetapi di sisi lain, pengalokasian sumber daya yang tidak cukup juga akan berdampak negatif bagi kinerja aplikasi. “AWS Compute Optimizer” membantu pelanggan dalam memilih konfigurasi terbaik untuk 3 jenis sumber daya AWS berdasarkan data riwayat pemanfaatan: Amazon EC2, Amazon EBS, AWS Lambda Function.

“AWS Trusted Advisor Explorer” adalah solusi yang menyediakan infrastruktur yang diperlukan untuk menerapkan rekomendasi pengoptimalan biaya dan melacak optimasi biaya di seluruh organisasi secara otomatis. Solusi ini menciptakan “Data lake” yang dapat digunakan untuk menghasilkan laporan untuk mengeksplorasi data secara visual.

AWS menawarkan beberapa opsi yang memberikan harga lebih rendah terhadap sumber daya yang digunakan jika pelanggan memberikan komitmen pengunaan untuk jangka waktu tertentu ( 1 atau 3 tahun ). “AWS Savings Plan”
menyediakan pelanggan dengan dengan penghematan yang hingga 72% dari biaya konsumsi dibandingkan dengan menggunakan model on-demand. Selain itu, pelanggan juga dapat menggunakan Amazon EC2 Reserved Instance Instance (RIS), yang juga menawarkan diskon hingga 72% sebagai imbalan atas komitmen konsumsi. Dengan jenis Convertible RI, pelanggan memiliki fleksibilitas untuk mengubah jenis sistem operasi dan resource family, sambil mendapatkan manfaat dari harga RI yang lebih rendah.

Amazon EC2 Spot Instance juga memungkinkan pelanggan untuk memanfaatkan kapasitas EC2 yang tidak terpakai di AWS Cloud. EC2 spot memiliki potensi diskon hingga 90%. Pelanggan dapat menggunakan mesin Spot untuk aplikasi yang memilki fleksibilitas atau fault tolerance. Layanan EC2 Spot Instannce terintegrasi langsung dengan layanan AWS lain seperti Auto Scaling, EMR, ECS, CloudFormation, Data Pipeline, dan AWS Batch. Pelanggan dapat memilih bagaimana mereka menjalankan dan menjaga kelangsungan applikasi mereka di dalam Spot Intance.

Amazon EC2 mencakup banyak jenis mesin dengan berbagai prosesor Intel dan AMD generasi terbaru. Prosesor AWS Graviton sekarang telah terintegrasi, menambahkan lebih banyak pilihan model untuk membantu pelanggan mengoptimalkan kinerja dan biaya workload mereka. Prosesor AWS Graviton2 dirancang oleh Amazon Web Services dan menggunakan kernel Arm Neoverse 64-bit dengan harga kompetitif memberikan kinerja terbaik untuk workload cloud yang berjalan di Amazon EC2. Untuk pelanggan pengguna Amazon Relational Database Service (RDS), menggunakan RDS mesin Graviton2 memberikan hingga 35% perbaikan kinerja dan hingga 52% harga/kinerja untuk open source RDS database. Pelanggan yang menggunakan Amazon RDS MySQL, Amazon RDS PostgreSQL, dan Amazon RDS MariaDB, dapat mempertimbangkan penggunaan prosesor AWS Graviton2. Database berbasis AWS Graviton2, sekarang telah tersedia untuk Amazon Aurora PostgreSQL Compatible Edition dan Amazon Aurora MySQL Compatible Edition.

Dengan memilih alat / layanan / solusi yang tepat, pelanggan akan dapat mengoptimalkan biaya dan memantau penggunaan layanan pada AWS untuk memastikan keuntungan secara maksimal.

Saya butuh bantuan. Dapatkah saya bekerja sama dengan AWS Business Partners?

AWS memiliki jaringan mitra professional yang tergabung dalam APN ( Amazon Web Services Partner Network ), yang menyediakan fitur atau jasa konsultasi khusus. Dalam konteks AWS Well-Architected Review. APN memiliki program yang memberikan pelatihan bagi AWS Well- Architected for Partners, atau WAPP dalam melakukan review yang komprehensif. Melalui program ini, perusahaan konsultan dapat membantu pelanggan dalam membangun arsitektur yang baik, menurunkan risiko operasional sesuai dengan prinsip prinsip desain di AWS Well-Architected. Hal ini dapat memberikan ruang bagi pelanggan untuk fokus kepada tujuan bisnis.

Secara khusus, mitra professional kami dan dapat mendukung pelanggan dalam mengembangkan rencana perbaikan, termasuk topik optimasi biaya kami dibahas dalam artikel ini. Selain itu, selama 2021, dengan bermitra dengan AWS Business Partners, jika pelanggan memperbaiki lebih dari 25% kondisi yang berisiko tinggi pelanggan akan dapat mengakses AWS Credits. (Sesuai dengan syarat dan ketentuan tertentu; silakan hubungi mitra bisnis resmi kami untuk info lebih baik ).

Jaringan mitra professional AWS memiliki vertikal, industri, dan mitra khusus dalam bisnis workload tertentu. Untuk menemukan mitra bisnis terbaik untuk kebutuhan, gunakan platform pencari Mitra Bisnis kami.

Tentang Tim Optimasi Biaya kami *

Mengingat masa-masa sulit yang kita semua lalui, karyawan AWS telah membentuk tim yang berfokus pada optimasi biaya di berbagai negara di Amerika Latin. Peranan mereka adalah untuk membantu pelanggan kami dalam menganalisa dan mengoptimalkan biaya berdasarkan sumber daya yang mereka jalankan di AWS. Prasyaratan untuk bantuan ini adalah; Pelanggan telah dukungan dari bisnis owner ( stakeholder ), memiliki otorisasi untuk dapat melakukan analisa terhadap konsumsi pengunaan sumber daya, dan “AWS Cost Explorer” aktif di account yang ingin di analisa

Beberapa rekomendasi dari Tim Optimasi Biaya:

  • Alokasikan personel di dalam tim yang bertanggung jawab untuk menerapkan dan memantau kegiatan yang pengurangan biaya.
  • Indentifikasi operasi yang sebelumnya diimplementasikan untuk optimasi biaya, seperti menggunakan Amazon EC2 Reserved Instance Reserved Instance Instances (RIS), AWS Savings Plan, contoh Amazon EC2 Spot, dan banyak lagi.
  • Manfaatkan alat yang disebutkan dalam artikel ini: “¿Cómo puedo empezar a optimizar mis costos?” ( “Bagaimana cara mengoptimalkan biaya saya?” )

Jika Anda tertarik untuk menerima analisis dan rekomendasi dari tim Cost Optimization, silakan hubungi AWS Account Manager yang ditunjuk Anda. Seperti biasa, kami mengundang Anda untuk terus membangun dan bekerja dengan Amazon Web Services.

* Tim Optimasi di dalam konteks artikel ini berbasis di region Amerika Latin, untuk bantuan menganai penanganan optimasi biaya di Indonesia, silahkan hubungi Account Manager terkait.

Stephen Salim

Stephen Salim

Stephen Salim adalah Senior Solution Architect di Amazon Web Services, dengan beberapa tahun pengalaman di teknologi cloud. Pemegang 3 sertifikasi AWS; AWS Solutions Architect Professional, AWS DevOps Engineer Professional, dan AWS Security Specialty. Beliau berfokus dalam membantu pelanggan membangun arsitektur cloud yang efektif melalui AWS Well-Architected Framework.